Bisnis berjamaah

Sudah sering kita dengar bahwa bisnis kalau rame-rame pasti berpotensi bubar sedangkan kalau sendiri pasti lebih enak ngaturnya

Persepsi seperti itu juga masuk ke dalam otak saya dan mempengaruhi dalam berbisnis apalagi ditambah saya pernah gagal membangun bisnis rame-rame dengan temen

Sekarang bisnis IT, PRAKOM,  saya jalankan sendiri dan bisa bertahan lumayan lama sedangkan yang lainnya seperti jualan Tahitian Noni juga saya jalankan sendiri walaupun sebetulnya rame-rame juga karena sistemnya MLM

Dalam berbisnis sendiri sering sekali saya kepentok oleh keinginan yang tak terwujud, sering sekali saya harus memikir sendiri semua persoalan yang ada dan yang paling sering adalah saya selalu menemui keterbatasan

Ada yang bilang bahwa itu bisa di siasati dengan cara kita banyak-banyak bergaul, silaturahmi menambah rejeki katanya

Soal silaturahmi menambah rejeki itu sudah pasti betul tetapi sering dalam silaturahmi tidak selalu tuntas menyelesaikan masalah yang ada karena sifatnya silaturahmi memang sekedar berkumpul tanpa tema tertentu, kalau ada tema dan berbayar itu pasti namanya workshop

Ceritanya akan lain jika kita mempunyai partner bisnis yang bisa menutupi segala kekurangan dan membantu mendorong segala kelebihan kita

Dengan berpartner maka networking kita akan bertambah luas, pengetahuan kita bertambah, bisa menjadi teman diskusi dan yang terpenting bisa membantu meringankan beban kita

Sering sekali rejeki kita didapat lewat jaringan partner kita yang tidak pernah terpikir oleh kita

“Kalau partnernya nggak bener gimana..??”

Kalau soal itu beda cerita dan pasti ada cara untuk menyelesaikannya

Mencari partner semudah membalik telapak tangan tetapi mencari partner yang cocok dan sesuai dengan visi misi serta jiwa kita, itulah tantangannya

Proses mencari partner persis seperti orang pacaran, tahap perkenalan – kencan – berantem –  rukun lagi berantem lagi semuanya harus dilewati

Asalkan masih dalam tahapan mempunyai visi misi yang sama maka segala permasalahan pasti bisa di selesaikan dan tahap selanjutnya adalah NIKAH yang dilanjut dalam pengesahan akte notaris dengan aturan main yang jelas dan dibuat di awal nikah

Bisa tidak main tembak aja untuk langsung kawin biar cepet selesai..??

Bisa aja dan langkah itu sebetulnya yang paling enak asalkan sesuai dengan yang kita mau

Tetapi jangan lupa tetap harus ada perjanjian hitam di atas putih dengan semangat bagi untung dan bagi rugi

Menjadi jomblo memang enak tetapi lebih enak lagi kalau hidup berpasangan karena kodrat manusia adalah selalu hidup berpasangan

Terima kasih,
Salam sukses dunia akherat,

Rawi Wahyudiono
Mau cari server, printer, ribbon.? kesini aja http://prakom.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: