Coretan soal branding

Hari minggu ini terasa istimewa sekali karena saya bisa belajar soal membangun brand langsung dari “tangan pertama”, dari mas @subiakto @yuswohady dan ivan permana @fun_branding

@subiakto yang sudah 44 tahun malang melintang di dunia branding banyak cerita tentang membangun brand KOPIKO, MCD, Indomie dan merk-merk top brand Indonesia yang ternyata banyak lahir dari tangan dinginnya

Ivan permana @fun_branding cerita secara detil sekali tahapan membangun brand dengan menggunakan contoh merk lokal dan merk global

@yuswohady cerita mengenai teori brand sekaligus banyak memperkaya materi dari pembicara lainnya

Sangat banyak sekali insight yang bisa didapat dan bisa diterapkan di bisnis kita dan dibawah ini beberapa catatan yang sempet terekam

Logo bukan brand dan brand bukan logo, brand is beyond logo

Brand bicara tentang identitas dan brand harus ada story didalamnya

Brand harus exist di mind dan hearts konsumen

Brand harus ada
1. Visi misi brand
2. Culture & values brand
3. Behavior brand
Ketiganya akan menuju ke Brand expresion yang akhirnya bermuara ke 2 hal
1. Brand identity (yang ingin dipersepsikan)
2. Brand image (persepsi oleh publik)

Logo ada 3 type
1. Iconic/symbol
2. Logo type/wordmark (gabungan huruf)
3. Combination mark (gabungan huruf dan symbol)

Ivan permana mengambil contoh membangun brand global yaitu membangun identitas kota hongkong yang terdiri dari kepala naga dan ekor yang warna-warni

Beberapa elemen media promosi juga dipersiapkan mulai dari stiker, kartu nama sampai design logo di kapal

Pemilihan warna juga penting tetapi juga tidak penting-penting amat karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi seperti budaya lokal, adat istiadat dll

Membangun brand harus seperti anak tangga dan harus dimulai step by step tanpa perlu melompat

Ke 5 step tersebut adalah
1. Brand awareness
2. Brand association
3. Brand quality
4. Brand loyalty
5. Brand advocate

Tahapan tertinggi brand adalah tahapan “spiritual”, konsumen rela mentato permanen tubuhnya demi sebuah brand bahkan rela mati dikubur bersama brand kesayangannya, contohnya adalah Harley Davidson, coca cola

Product adalah physical benefit
Logo adalah functional benefit
Brand adalah emotional benefit

Kita harus paham dan bisa memperlakukan ketiga hal diatas

Kita harus menonjolkan 1 keunikan di brand agar kita bisa memenangkan persaingan

Masih banyak lagi insight yang bisa digali dan semuanya butuh diskusi lebih lanjut dan yang terpenting adalah harus segera di praktekkan

Salam sukses dunia akherat,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: