Aaaah legaaa….!!!

2 hari ini tanggal 14-15 Desember pelaksanaan Pesta Wirausaha Bekasi yang merupakan rangkaian dari PW 10 kota di seluruh nusantara

Semua pembicara yang confirm sudah bisa hadir walaupun harus ada beberapa penyesuaian waktu

Rheinald Kasali di H-1 membatalkan penampilannya di jam pagi, beliau minta siang karena jadwal pesawatnya pagi dan dikuatirkan ada delay tetapi di detik terakhir beliau minta lagi perubahan jadwal

Selain itu ada beberapa lembar materi yang harus di foto copy dan celakanya lagi materi itu sampai ke tangan para pejuang PW sudah malem…… hadeuuuuh

Tetapi semua keribetan itu bisa terbayar lunas dengan penampilan Rheinald Kasali yang benar-benar ditunggu sama peserta

Penampilan seorang profesor akademis sangat berbeda dengan seorang praktisi tetapi alhamdulillah bisa mengobati rasa penasaran semua peserta

Yuswohadi dengan materi BEAT THE GIANT yang diambilkan dari buku terbarunya, bisa membuka “mata” peserta akan bahayanya pengaruh asing di dunia bisnis kita

Beberapa cara di jelaskan oleh yuswohadi dan ternyata dibutuhkan ketahanan yang sangat-sangat kuat agar bisa merebut pasar asing

Penampilan wahyu liz dan iwel juga “ngaco”, semua peserta ketawa, hiburan segar yang disisipi dengan MAkTERI bisnis

Wempy, seseorang yang tidak dikenal orang umum akhirnya bisa menjadi magnet bagi peserta gara-gara para para pejuang PW rame-rame nge-tweet dan broadcast tentang profile wempy

Dengan logat cinta laura, wempy cerita panjang lebar soal pengembangan merk lokal di luar negeri

Wempy juga menjadi salah satu icon di PW Bekasi, semua peserta berkerumun walaupun sekedar say hello dan foto-foto di hall of fame

Bahkan mas arif dari pemalang sampai rela ngikuti wempy menuju parkir mobil hanya demi bisa ngobrol sama wempy (gak mau rugi jauh-jauh dari pemalang ya mas hehehe……)

Miskomunikasi antar para pejuang PW banyak terjadi di hari H walaupun semua sudah disiapkan serapi mungkin

Di stand bazar juga tidak kalah seru

Biasanya setiap kali TDA Bekasi mengadakan Festival Wirausaha Bekasi (FWB) selalu menggunakan lorong mall biar hasil penjualan lebih maksimal tetapi untuk saat ini kita harus mengalah karena selama 2 hari sudah di booking oleh perusahaan lain

Untung di hari pertama ada pembatalan dari mereka dan akhirnya para pejuang PW bisa membuka salah satu pintu agar akses pengunjung menjadi lebih lega

Di malam harinya sebelum pelaksanaan juga tidak kalah seru, layar proyektor sebanyak 2 buah sampai jam 4 pagi ternyata belum terpasang dan di TKP hanya ada 3 pejuang PW dibantu vendor luar

Tetapi alhamdulillah akhirnya pagi-pagi 2 layar proyektor bisa terpasang walaupun sampai pukul 8 pagi masih ada beberapa pejuang PW yang merapikan penampilan backdrop

Makanan, snack, buah, minuman, kosmetik, majalah semua tersedia melimpah hasil “malakin” sponsor dan kesigapan divisi konsumsi

Kedatangan teman-teman TDA pemalang, lampung, tangerang, jaktim, tuban, surabaya dan beberapa kota lain ternyata bisa menjadi vitamin tambahan bagi para pejuang PW untuk bisa menyuguhkan yang terbaik

Kunjungan teman-teman MWA, BOD yang silih berganti akhirnya bisa membuat beberapa member baru untuk bisa mengenal mereka-mereka semua yang selama ini namanya hanya terdengar di milis dan di obrolan TDA

Kerja keras para pejuang PW selama 2 hari terasa kurang karena ketidak hadiran sang “dewi” seksi acara, mbak vidia

Mbak vidia di H-7 sampai acara PW berakhir harus rela tinggal di rumah untuk isitirahat karena sakit akibat kecapekan dan hebatnya lagi mbak vidia masih bisa mengatur jadwal Rheinald Kasali dan wempy melalui milis untuk kordinasi dengan para pejuang PW lainnya

Seksi acara adalah salah satu seksi yang kita “pretelin” satu-satu per itemnya di hari-hari terakhir

Mereka harus bisa menjelaskan dan bisa mengakomodir kebutuhan semua pembicara di sela-sela mepetnya jadwal rundown PW

Seksi acaralah yang paling bertanggung jawab atas jalannya acara di hari H dan atas kordinasi semua dibawah kang undang (stage manager) semua acara berjalan dengan mulus walaupun di “belakang” beberapa panitia harus kerja keras ngepas-ngepasin waktunya agar terlihat lancar

Di PW Bekasi, kita memberikan award kepada seseorang yang benar-benar menjalankan prinsip Tangan Di Atas, banyak memberi tanpa berharap kembali dan orang itu adalah………………….. Suzie icus (salah seorang pejuang PW Bekasi)

Suzie rela mengorbankan semua kepentingan dirinya sendiri demi menjalankan SMK Itaco yang menggratiskan seluruh biaya sekolah dan ongkos transport bagi semua murid-muridnya,

Untuk operasional harian dan bulanan, suzie dan teman-temannya harus berjualan dan sesekali honor sebagai pembicara harus dimasukkan juga sebagai biaya operasional sekolah

Suzie-lah orang yang tepat yang benar-benar mencerminkan prinsip-prinsip TANGAN DI ATAS, banyak memberi tanpa berharap kembali

Pengalaman mengadakan 2 kali FWB dan penambahan “darah segar” dari member baru adalah sebuah kombinasi sempurna untuk bisa menghasilkan sebuah perhelatan yang luar biasa

Berjuta terima kasih saya ucapkan kepada semua teman-teman TDA, BOD, MWA yang berkesempatan hadir di PW Bekasi

Berjuta terima kasih kepada semua media partner yang ikut menyebar luaskan virus wirausaha ke masyarakat luas

Berjuta terima kasih saya ucapkan kepada para pejuang Pesta Wirausaha Bekasi yang telah rela mengorbankan waktu tenaga dan uang demi suksesnya PW Bekasi dan tunggu kejutan menarik dari saya sebagai penghargaan tertinggi dalam beberapa hari ke depan

Sampai ketemu lagi di Pesta Wirausaha Bekasi 2014…!!!

Terima kasih,
Salam sukses dunia akherat,

Rawi wahyudiono
Ketua TDA Bekasi V3.0
002-0024

Salam sukses dunia akherat,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: