Belajar investasi katrok

Beberapa hari yang lalu saya ketemu sahabat yang sudah lamaaaaaaa banget tidak ketemu dan sekalinya ketemu langsung heboh hehehe…..

Sahabat saya ini, panggil saja hendro, adalah seorang investor tulen

Sebetulnya dia punya bisnis sendiri tetapi bisnisnya ini juga ala kadarnya, bukan yang heboh-heboh banget atau bisnis yang mau dijadikan besar skala nasional

Bagi dia yang penting bisnisnya sudah cukup untuk menghidupi orang banyak dan setiap saat selalu ada orderan

Malam itu saya diajak makan ke sebuah resto yang cozy yang berlokasi di lereng gunung dengan pemandangan kerlap-kerlip lampu kota

Hendro banyak cerita beberapa pencapaiannya dalam ber-investasi di properti dan bisnis yang didapat dari hasil memutar-mutar uang yang ada

Selain itu dia juga cerita kalau dia baru saja beli tanah beberapa ribu meter di dekat pulau bali yang sekarang ini sedikit-sedikit sudah mulai dibangun bungalow dengan penyewa semuanya bule

Dia juga cerita tentang toko kecilnya di australia yang tidak pernah ditengok tetapi selalu menghasilkan keuntungan

Dan masih banyak lagi investasi-investasi yang di ceritakan

Uniknya, semua investasi itu selalu bekerjasama dengan orang lain dan hendro tidak pernah sendiri untuk ber-investasi karena dia menyadari keterbatasan yang dialaminya

“Caranya gimana ya bisa punya investasi banyak dengan modal percaya tetapi bisa menguntungkan…?” Tanyaku

“Hehehe….., kita main perasaan saja bos, jika perilaku dia tidak sesuai dengan akidah atau norma agama maka lebih baik ya jangan diterusin”

“Selain itu kalau hati kita tidak sreg dengan dia maka jangan diterusin karena bisa berantakan di kemudian hari,” kata si hendro berapi-api

Memang kalau di dengar ceritanya, hendro kebanyakan main feeling untuk investasi seperti warung bakso, pakaian, EO, dll yang terlalu banyak kalau disebutin karena skalanya kelas mikro

Tetapi untuk yang nilai besar seperti membangun restoran, eksport hewan hidup, villa, resort, hendro melakukan perhitungan serius tidak main-main karena melibatkan capital yang besar….

Hari itu saya banyak belajar cara ber-investasi dengan cara katrok meskipun dia tidak sadar kalau sebetulnya saya lagi menyedot ilmunya dengan cara banyak bertanya hehehe….. (Nyontek caranya suhu @fauzirachmanto)

Dalam perjalanan pulang dia cerita bahwa makan malam tadi gratis karena resto itupun dia juga ikut memiliki sahamnya hehehe…..

Sepulang dari sana saya langsung coba praktekan sarannya dan sekarang tinggal menunggu hasilnya

Salam sukses dunia akherat,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: