Asyiiik ada GIANT disini..!!

Di sekitar jatiwarna jatiasih sebelum masuk bulan Ramadhan sudah berdiri dengan gagah GIANT supermarket yang sempat membuat macet total sewaktu pembukaannya dan sampai sekarang pada jam-jam tertentu masih sering bikin macet

Di sisi sebelahnya, di dekat pintu tol jatiasih juga sudah ada GIANT

Lalu hari ini sewaktu saya ke ciamis, saya melihat sudah berdiri juga GIANT di lokasi strategis, di tempat dekat keramaian jalur wira-wiri kendaraan

Banyak orang-orang sekitar yang kesal dengan adanya GIANT ini terutama pedagang kelontong, pedagang pasar tradisional, toko-toko kecil dan sejenisnya

Kuatir langganan mereka akan beralih ke GIANT yang menawarkan harga lebih murah yang memang kadang-kadang sering memberi diskon besar-besaran bahkan Indomaret dan Alfamart aja kalah telak soal diskon ini

Contoh yang pernah saya beli, sirup yang dipasaran 15-ribuan, di GIANT dijual hanya 11-ribuan, kelengkeng dijual super murah dll (kok jadi promosiin GIANT nih…..)

Indomaret dan Alfamart saja sampai harus merubah strategi berjualannya, sekarang di dekat sana, Indomaret harus buka 24 jam setiap hari karena GIANT pada hari jumat-minggu buka sampai tengah malam

Melihat kondisi diatas, saya sering bilang ke teman-teman sekitar bahwa sebaiknya kita manfaatkan aja kehadiran GIANT ini karena kita tidak punya kekuatan untuk melarang mereka masuk ke daerah kita

Biarkan GIANT perang harga melawan Indomaret Alfamart dan kita tinggal memantau dan belanja di tempat yang paling murah harganya

Sampai saat ini pasar modern belum bisa menggantikan pasar tradisional karena ada banyak hal yang tidak bisa menggantikannya

Bisa tidak di pasar modern kita ngobrol sambil ngopi ngerokok dan kaki diatas meja sambil ketawa kenceng..??

Bisa tidak di pasar modern kita beli bumbu dapur sejumput sambil menawar harga..??

Sebetulnya beberapa pertanyaan-pertanyaan diatas sudah “dijawab” oleh Seven eleven, lawson

Mereka menawarkan tempat nongkrong yang self service nyaman walaupun harga lebih mahal dari yang lainnya

“Waduuuh bisa mati tokoku kalau kaya gitu…???, Kata temen pedagang

“Ya pasti mati kalau sampeyan tidak ada perubahan, ikuti aja kemauan pembeli sambil dirapikan tokonya, jangan mengikuti kemauan kita sendiri….”

Mereka aja berubah mengikuti kemauan pembeli, masak kita harus diem aja..???

“Kalau gitu dibanyakin doa-nya ajalah masak Tuhan nggak mau bantu sih..” Kata temen sambil tetap ngotot

“Banyak doa bagus tapi tidak cukup, inovasi dan berubah setiap saat bisa menjaga usaha kita bisa tetap berjalan….”

Salam sukses dunia akherat,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: