Jancuk..!! Suroboyo iki rek

Bagi yang belum pernah ke jawa timur khususnya Surabaya pasti akan kaget mendengar kata-kata tadi apalagi pengucapannya sambil “teriak”

Bagi arek-arek suroboyo, kata-kata “Jancuk” memilik banyak makna minimal menurut saya pribadi yang sejak lahir sampai kuliah tinggal di Surabaya

Bagi saya.., kalau temen saya belum memanggil saya “cuk raimu arep nang endi..!!” Saya merasakan ada yang aneh, saya merasakan belum dijadikan benar-benar seorang teman bagi mereka

Surabaya yang kotanya tidak beda jauh panasnya dengan kota Palu memiliki karakter orang-orangnya yang cenderung terbuka bersahabat walaupun cara penyampaiannya cenderung kasar

Bagi saya yang sudah 10 tahun lebih meninggalkan surabaya, merasakan ada nada-nada kasar yang menyenangkan setiap kali pulang ke surabaya

Sapaan Jancuk, raimu, gak patek’en, lonte, sak karepmu, menjadi sebuah simponi indah yang membangkitkan kenangan lama

Selain kata-kata “kasarnya”, arek-arek suroboyo juga dikenal sebagai petarung yang tangguh bahkan pasukan besar dibawah pimpinan Inggris harus menyerah kalah mengajak berunding di pertempuran 10-November yang menewaskan jendral malaby

Semangat bonek sudah terpancar pada peristiwa perobekan bendera belanda di hotel Yamato yang pada saat itu salah seorang pemuda naik ke atas markas belanda di jl. tunjungan (saat ini menjadi hotel bintang 5) dan merobek bendera warna biru dan hanya menyisakan warna merah putih menjadi bendera Indonesia

Di era sekarang inipun semangat bonek juga masih terpancar pada arek-arek suroboyo, semangat bonek untuk menawar harga yang sangat-sangat murah kepada supplier

Saya merasakan sendiri perbedaan antara menjual kepada klien arek-arek suroboyo dengan klien kota lain, arek-arek suroboyo selalu minta harga yang paaaaaling murah dengan alasan persaingan harga yang ketat

No problemo tidak masalah yang penting arek-arek suroboyo masih berani berjualan, arek-arek suroboyo masih bersemangat bonek untuk meneruskan ber-wirausaha

Yak opo yak opo sing penting dodolan soale awak dewe iki arek suroboyo cuk….!!!

Selamat hari Pahlawan kepada pejuang kemerdekaan dan pejuang Enterpreneur….

Salam sukses dunia akherat,

http://prakom.com
http://twitter.com/rawiPrakom
http://facebook.com/rawi.wahyudiono

2 Comments (+add yours?)

  1. wijaya kusumah
    Nov 09, 2011 @ 18:51:35

    Reply

  2. Elsa
    Jul 19, 2012 @ 11:35:26

    hehehhe…. ya, bagi orang suroboyo asli… kadang sapaan “CUK” bisa jadi panggilan kesayangan ya…
    saya dan teman, dulu sering bilang “Hei Cuk, yo opo kabarmu”
    kalo bukan dengan teman yang sangat baik, gak mungkin kan sapaan CUK tadi dipakai…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: