Menjadi The Master

Waktu masih kuliah dulu saya kenal teman yang bernama taufik (sengaja disamarkan walaupun asli). Saya kenal dia karena sama-sama hobi mendaki gunung

Si taufik ini sangat gampang banget dikenalinya, dia mempunyai style anak gunung asli

Rambut acak-acakan panjang sebahu, kaos oblong dibalut kemeja flanel warna-warni yang sesekali diganti kemeja yang banyak kantongnya khas pegawai perhutani

“Seragam wajib” lainnya pelengkap khas anak gunung seperti celana cargo panjang yang lusuh dengan banyak kantong yang sobek dibagian lutut dan sesekali diganti memakai celana jeans pendek yang ujung kainnya sudah tercerabut benangnya

Topi rimba, nesting (tempat makan), parafin, pisau serbaguna “victorinox KW2”, carabiner, dll menjadi aksesoris tambahan yang tidak boleh ditinggalkan

Ada hal yang menarik dari taufik ini yang membuat saya dan kawan-kawan lainnya selalu senang kalau mendaki gunung bareng sama dia yaitu dia hafal semua jalur pendakian yang umum di tanah jawa dan di luar jawa

Berjalan bareng taufik ditanggung tidak bakalan tersesat di hutan. Dia hafal semua belokan di hutan bahkan sampai pertanda pohon tumbangpun dia tahu persis dimana letaknya. Dia bener-bener jagoan kalau di hutan

Dia bisa “membaca” karakter alam, dia bisa “membaca” apakah jalur ini aman atau tidak berdasar dari pepohonan sekitar dan masih banyak lagi kelebihan lainnya dari taufik ini

Tetapi dia mempunyai kelemahan yang “aneh” yaitu dia sering tersesat kalau jalan sendiri di kota, padahal dia tinggal di surabaya sudah lama

Untuk jalan-jalan yang besar dia sedikit banyak ingat tetapi kalau sudah arah masuk gang-gang kecil atau banyak belokan…, dijamin dia tidak bakalan sampai di tempat hehehehe…. Dia butuh pendamping biar cepet sampai

Sama dengan bisnis, semua orang mempunyai kelemahan dan kelebihan masing-masing yang tidak bakalan bisa di tiru oleh orang lain

Seharusnya dari sejak awal kita sudah tahu kelebihan kita itu apa dan sejak saat itu pula kita harus mulai mempertajam intuisi/pemahaman bisnis kita

Menjadi seorang master di bidang tertentu lebih baik daripada kita harus mempelajari semua bidang

Dengan menjadi master maka bisnis apapun bisa dikerjakan karena pada prinsipnya semua bisnis hampir sama prosesnya, sama persis dengan beberapa jalur pendakian di gunung

Seorang The Master bisa membaca “gejolak” awal di bisnis dan sekaligus sudah bisa mengetahui bagaimana cara menyelesaikannya

Salam sukses dunia akherat,

http://prakom.com
http://rawiwahyudiono.com
http://twitter.com/rawiPrakom
http://facebook.com/rawi.wahyudiono

1 Comment (+add yours?)

  1. nareswara
    Jul 21, 2011 @ 03:23:30

    boss, kalau ketemu mas topek… salam ya dari daku ….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: