Bersama ustad Yusuf Mansyur di Garut

Perjalanan bekasi ciamis menjadi tambah penuh hikmah setelah ditemani oleh ustad yusuf mansyur yang saat itu beliau cerita tentang seorang anak manusia bernama malik yang sudah putus asa akhirnya bisa kembali sadar setelah kembali kepada Tuhannya

Dikisahkan si malik ini harus segera membayar sejumlah uang kepada rentenir karena rumah dan seisinya sudah di gadaikan dan uangnya habis untuk minum dan berjudi

Istrinya yang cantik dan setia menemani semenjak usaha malik masih kecil, terpaksa harus minta cerai karena mengetahui malik telah selingkuh

Anak semata wayang menangis sepulang sekolah karena esok hari tidak boleh sekolah karena spp belum dibayar dan sudah berminggu-minggu lamanya si anak ini tidak jajan

Derita berkepanjangan selama bertahun-tahun mendera kehidupan si malik tanpa tahu bagaimana solusinya

Di tengah keputusasaan, si malik akhirnya memutuskan bunuh diri agar bisa segera mengakhiri derita yang tidak berujung tetapi ternyata Tuhan masih berkehendak lain, Tuhan masih ingin “bicara” dengan malik

Disela-sela persiapan mengakhiri hidup, terbersit keinginan malik untuk berwudhu dan sholat yang terakhir kalinya sebelum dia melaksanakan hajat

Setelah sholat dengan khusyuk, entah darimana asalnya, si malik menyempatkan membaca Al-Quran untuk terakhir kalinya sebelum melaksanakan niat bunuh diri

Ayat demi ayat membuka pikiran malik tentang kesusahan dunia, Tuhan sedang mengajak “berdialog” malik agar terbuka pikirannya

Beberapa ayat membuka pikiran malik bahwa selalu ada jalan keluar dibalik semua kejadian. Sangatlah mudah segala urusan di dunia ini bagi Allah karena DIA-lah sang Maha Pengatur, sang Maha Segalanya yang sanggup membuat alam dan seisinya dalam sekejap, KUN FAYAKUN…..

Di sela-sela baca kitab, malik sambil berdoa memohon ampun atas segala dosa yang selama ini telah diperbuat

Memohon agar bisa dibukakan jalan atas segala permasalahan yang selama ini membelenggu kehidupannya

Rentenir, istri, anak, kolega bisnis, pacar dan lainnya muncul satu persatu di dalam alam pikiran doanya

Kepasrahan atas segala keputusan Allah akhirnya menjadi kunci jawaban terakhir malik setelah berdoa dari jam 19.00 sampai menjelang tengah malam

Kepasrahan kepada Yang Maha Pengatur menjadikan malik membatalkan niat bunuh diri

Pak ustad Yusuf Mansyur menggaris bawahi bahwa ada 5 hal yang harus dilakukan jika kita mengalami sebuah permasalahan sepelik apapun

1. Berwudhu
2. Sholat
3. Baca Al-Quran
4. Berdoa
5. Pasrah

5 kunci jawaban yang bisa di praktekkan oleh siapapun yang sedang dirundung masalah

Tetapi sungguh sangat disayangkan, suara pak ustad akhirnya harus terkalahkan oleh kontur pegunungan di garut yang membuat suara pak ustad berubah menjadi “kacau”

Channel yang semula jernih sesekali harus terkalahkan oleh channel dangdut karena pergerakan mobil dan situasi jalan yang naik turun di pegunungan

Di perbatasan garut akhirnya dengan terpaksa suara pak ustad saya pindah ke channel dangdut yang lebih jernih suaranya karena suara pak ustad sudah semakin kemresek tidak jelas

Semoga dengan sedikitnya ilmu yang didapat melalui channel radio mobil ini bisa membuat saya dan pembaca menjadi semakin tercerahkan, amin

Salam sukses dunia akherat
Rawi wahyudiono

http://www.prakom.com
https://rawiwahyudiono.wordpress.com
http://www.facebook.com/rawi.wahyudiono
http://www.twitter.com/rawiPrakom

Power by PRAKOM.COM

1 Comment (+add yours?)

  1. kusumah wijaya
    May 15, 2011 @ 12:54:30

    gterima kasih pencerahannya mas Rawi

    salam
    Omjay

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: