Jadilah RAMBO atau Pe-SUMO

Teman saya mempunyai usaha di bidang komputer yang saya tahu persis perjalanan usahanya. Saat ini umur usahanya sudah berjalan 17 tahun

Secara omzet usahanya sudah cukup besar, karyawan sudah banyak dan jumlah klien selalu meningkat setiap saat

Tetapi ada yang berbeda dibandingkan dahulu. Kalau dulu saya ambil barang bisa bayar belakangan dan jika tidak jadi maka bisa dikembalikan tanpa perlu ada pertanyaan lagi

Dan sekarang sungguh berbeda, untuk soal pembayaran memang masih bisa bayar tempo tetapi barang sudah tidak bisa dikembalikan dan kalaupun bisa itu harus di tukar dengan barang yang lain. Selain itu setiap kali transaksi selalu dikenakan PPN walaupun nilainya sangat kecil, sangat memberatkan…….

Ada lagi kisahnya dari principal printer dari sebuah printer ternama yang mengalami hal yang tidak berbeda jauh

Di sini, setiap kali kita kesana untuk membeli printer atau pitanya dalam jumlah puluhan atau bahkan 1 biji maka waktu tunggunya bisa sama, sama-sama lama, bisa sampai 2-4 jam barang baru diterima…….

Alasan mereka karena dibutuhkan beberapa approval agar surat pesanan bisa dirubah menjadi surat perintah mengeluarkan barang.

Mereka boleh-boleh saja memakai cara seperti itu tetapi saya “klien” butuh cepat barang diterima dan tidak butuh tanda tangan siapa-siapa

Selain itu, ada juga kawan saya yang usahanya sudah cukup besar tetapi mempunyai sistem yang cepat. Saya tinggal pesan lewat telpon pesanannya dan sesampai disana barang sudah siap dan pembayaran masih bisa di-tempo

Apa artinya ini……??? Menurut saya sumber permasalahan ada di system mereka, ada di system masing-masing perusahaan

Jika systemnya lama atau menjadi sulit maka klien pasti akan pindah ke lain hati dan ini yang saya lakukan

Saya pindah ke tempat lain yang lebih cepat pelayanannya dan lebih fleksibel dalam menghadapi masalah

Harga ada beberapa yang lebih mahal tetapi buat saya yang penting adalah pelayanan cepat, harga mahal selagi masih bisa ketutup sama margin maka harga berapapun pasti saya beli

Jadi menjadi besar itu hukumnya wajib dan menjadi lebih fleksibel itu sudah menjadi diatasnya wajib

Jadilah RAMBO yang masih bisa lari kencang dengan badan besarnya dan jadilah seorang pe-SUMO yang bisa bergerak lincah bahkan membanting lawannya dengan berat badannya diatas 100kg

Salam sukses dunia akherat

2 Comments (+add yours?)

  1. indobrad
    Jan 15, 2011 @ 19:25:58

    Apa kabar Mas Rawi? Masih ingat saya kan? Saya Bradley dari deBlogger, kita ketemu waktu di PB 2010🙂

    Saya dapat memahami pilihan Mas Rawi. Faktor harga memang penting namun tidak selalu menjadi prioritas utama. Sepanjang masih masuk marginnya, membayar servis yang lebih mahal tapi menjamin kepuasan pelanggan adalah pilihan yang terbaik.

    Tipsnya sederhana tapi mengena dan disampaikan dengan gaya bahasa ringan tanpa bermaksud menggurui. Saya suka😀

    Reply

  2. anto
    Jan 16, 2011 @ 03:50:30

    suka atau gak suka ‘kepatutan alam’ berlaku. yg besar tentu gak akan segesit yg kecil…. he….. he….. ya kalau gajah compare gesitnya ya sama kuda nil. masak sama kambing…. itulah keseimbangan alam agar terjadi harmoni. jadi smua dapat kesempatan…. he…… dan jangan lupa pak ‘penjual-lah maharajanya’ he…. he…..
    soal kepuasan pelanggan kan juga banyak sisinya pak, ada yg seneng cepat dan tepat meski agak tinggi harganya. ada juga seneng tepat dan rendah harganya meski agak lambat. idealnya cepat, tepat dan rendah harganya… ni pasti banyak yg seneng……

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: