Menjemput impian

Semenjak awal liburan sekolah, galih kayla dan mamanya menginap di rumah neneknya di ciamis dan semenjak hari itu juga hidupku langsung berubah jadi bujangan

Pagi hari bangun bisa siang, sarapan harus keluar biarpun hujan menghadang. Makan malam dengan nasi goreng akhirnya menjadi pilihan terakhir dan kehidupan semasa masih kost di jakarta akhirnya terulang lagi

Untung saja saya punya beberapa kawan yang se-ide dan se-pemikiran. Merekalah yang jadi tempat bagi saya untuk berbagi cerita dan topik yang lebih sering dibicarakan adalah mengenai investasi dan property selain cerita tentang perkembangan bisnis masing-masing

Nongkrong di warung kecilku di puri gading jadi rutinitas yang mengasyikkan setelah seharian harus mengais rejeki yang telah di bagikan oleh Yang Maha Kuasa

Hari ini tiba saatnya saya menjemput mereka semua, telah tiba saatnya bagi kami untuk kumpul ber-empat saling bercanda ria, saling melepas rindu

Dan mumpung masih ada sisa hari liburan, kita akan menginap dulu di tempat wisata sekitar 1-2 hari untuk melepas kejenuhan sebelum menjalankan rutinitas harian

Ada satu hal yang terasa beda saat ini dibanding masa lalu yaitu entah kenapa kok rasa rinduku kepada belahan jiwaku semakin menjadi-jadi, saya merasa seperti orang pacaran yang lama tidak pernah ketemu

Setiap saat saya selalu terbayang senyum manis sang istri yang semakin menambah beban rinduku, apakah ini yang dinamakan jatuh cinta lagi ya..???

Salam sukses dunia akherat,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: