Youth, women and Netizen by Hermawan Kartajaya

Youth, women and netizen adalah 3 hal penting yang harus ada didalam brand masa depan karena 3 komponen itulah yang menjadi penentu seseorang untuk membeli atau tidak.

Kata-kata youth, women and netizen ini saya dapatkan setelah saya ikut seminar begawan marketing bp Hermawan Kartayaja (HK) yang berjudul Marketing to  Netizen Indonesia 2010 di hotel four season.

Sangat panjang lebar HK menerangkan keterkaitan ke-3 komponen itu dan saya akan coba jelaskan berdasarkan contoh dari HK dan juga berdasarkan pengalaman pribadi dan kawan-kawan.

Kenapa women…?? karena wanita kebutuhannya sangat banyak dan setiap kali mereka belanja biasanya selalu mengambil barang lain selain keperluan utama.

Selain itu kalau para wanita/ibu-ibu makan di restoran, biasanya mereka selalu mengajak putra-putrinya dan sekali beli minimal untuk berdua yang akhirnya membuat bapak atau pacarnya mau nggak mau juga harus ikut beli.

Youth atau pemuda, hampir mirip dengan kasus diatas hanya saja mereka biasanya beli untuk orang yang disayanginya.

Contoh, misal ada 2 sejoli pergi pacaran dan yang wanita mengajak makan, kemungkinan besar yang laki “pasti” mengabulkan apa yang diminta dengan segala macam cara demi menjaga gengsinya. Ini bisa menjadi pasar yang sangat potensial banget.

Netizen singkatan dari Net-Citizen, adalah mereka semua yang menggunakan internet. Saat ini sangat mudah sekali melihat orang yang mengakses internet dimana-mana, baik itu lewat HP, notebook, pc atau yang lainnya.

Jadi untuk menangkap peluang yang ada, sudah saatnya blog-blog yang ada harus sudah bisa dibuka melalui HP dengan mudah dan tidak terasa berat untuk mengaksesnya.

Memaksimalkan dunia online sangat-sangat penting saat ini agar bisa menangkap peluang yang ada. Twitter, FB, blog, website, iklan online dan semua yang berbau online harus bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh semua pihak di perusahaan bahkan oleh pimpinan puncak yang biasanya sudah sangat senior yang membuat mereka sangat sulit untuk berpindah.

Ada hal menarik yang disampaikan oleh HK mengenai market di Indonesia yaitu mengenai jumlah penduduk indonesia yang saat ini berjumlah sekitar 237,6 juta jiwa (tolong dikoreksi jika salah) dan diantara mereka ada beberapa penduduk yang mempunyai daya beli yang sangat kuat dalam jumlah yang sangat besar.

Toko-toko di luar negeri yang sering jadi “tongkrongan” masyarakat kita sampai harus rela menyediakan guide berbahasa indonesia demi memberikan kenyamanan kepada pembeli kita.

Jadi daripada kita menghabiskan waktu dan tenaga untuk membuka pasar luar negeri, kenapa kita tidak “bertarung” memperebutkan pasar lokal saja. Banyak perusahaan-preusahaan asing yang sampai harus “merengek-rengek” agar bisa berjualan ke Indonesia.

Saya sependapat dengan besarnya pasar lokal tetapi tetap kita harus berani melangkah keluar untuk ekspor agar produk kita bisa men-dunia.

Bahasan HK selama 2 jam tidak akan bisa di tuliskan semua disini, sisanya akan saya share setelah saya praktek semua yang di sampaikan.

Salam sukses dunia akherat,

9 Comments (+add yours?)

  1. Donny Oktavian Syah
    Nov 01, 2010 @ 04:09:24

    Salam kenal Mas Rawi Wahyudiono, pertama-tama saya ucapkan selamat blog yang diasuh Mas menjadi salah satu yang terbaik untuk kategori business dan entrepreneur. Salam kenal Mas, nama saya Donny. Sebagai orang yang sedang meretas bisnis sendiri (pindah kuadran) saya harus belajar dari Mas Rawi Wahyudiono nih🙂

    Oh ya kebetulan saya juga coba membuat blog kecil-kecilan di http://www.manuverbisnis.wordpress.com (sudah berjalan di tahun ke-2), kalo ada waktu luang silahkan mampir dan memberi ulasan Mas…..mahon masukannya Mas, masih banyak harus belajar.

    Terima kasih. Keep sharing and Blogging Mas Rawi.

    Salam hormat,

    Donny Oktavian Syah

    Reply

    • rawi
      Nov 01, 2010 @ 07:57:57

      salam kenal mas,
      blognya menarik dan tampilannya lebih menarik dari blog saya, harus banyak berguru saya sama mas donny nich…

      Terus menulis aja mas dan jangan dipikirin yang pernting bisa nyampaiin unek-unek

      Reply

  2. unggulcenter
    Nov 01, 2010 @ 05:17:32

    Salam kenal pak Rawi! saya baru followback nih.. senang sekali bisa kenalan dengan bapak, moga di dunia nyata kita ketemu dan bisa kenalan ulang hehe.. mantabh sekali pak rawi dengan bisnis dan edukasinya, sandalnya juga habis kayaknya di PB kemaren hehehe..

    Reply

  3. Trackback: Salah satu contoh kasus di era Netizen « Bisnis – Sosial – Gaya Hidup
  4. eko sutrisno hp
    Nov 02, 2010 @ 10:48:24

    Kelebihan pak Rawi adalah spontanitas dalam menulis, jadi mengalir begitu saja.
    Disamping itu mas Rawi ini punya sejut aide yang siap mbleber kemana-mana, jadi memang harus selalu menjaga kespontanan agar semua ide bisa keluar.

    Salam Sehati

    Reply

    • rawiwahyudiono
      Nov 04, 2010 @ 10:07:33

      dulu waktu pertama kali nge-blog ada orang yang pernah bilang bahwa kalau mau nulis ya ditulis aja jangan dipikir. Mikirnya nanti setelah dirasa selesai baru ngeditnya disesuaikan dengan norma yang ada apakah mengganggu tidak….

      kayaknya orang itu berinisial SHP…

      *sambil pura-pura mikir*

      Reply

  5. telefonnummernsuche
    Nov 09, 2010 @ 17:58:51

    Of course, what a great site and informative posts, I will add backlink – bookmark this site? Regards,
    Reader.

    Reply

  6. Trackback: Salah satu contoh kasus di era Netizen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: