King – sahabat, keluarga, semangat, motivasi dan mimpi

Guntur, nama tokoh utama di film ini. Film yang menceritakan tentang perjuangan, motivasi, semangat pantang menyerah.

Film yang menceritakan tentang mimpi dari orang tua yang menginginkan anaknya menjadi apa yang menjadi idolanya, dalam hal ini sang bapak ingin anaknya “Guntur” menjadi seperti tokoh idola yaitu Liem Swie King. Sang anak diberi pendidikan sama kerasnya seperti tokoh idola tetapi sang anak tidak diberi fasilitas memadai karena masalah kesulitan keuangan.

Tokoh sentral Guntur mempunyai sahabat namanya Raden yang baik dan banyak akal walaupun akalnya sering kali nyusahin orang lain. Bagai seorang sahabat, di satu saat mereka tertawa bersama, bermain bersama, nggoda cewek bersama dan di suatu saat yang lain, mereka juga “berantem”, saling ngambek tidak negur. Tetapi biar bagaimanapun kondisinya mereka tetaplah sahabat yang melebihi daripada sekedar teman. “berantem” adalah bumbu dari sebuah persahabatan.

Guntur dalam upaya menggapai mimpi menjadi pebulutangkis terkenal tidak bisa berjalan sendiri, Guntur membutuhkan dorongan orang-orang sekitar, butuh support keluarga (bapak), teman (Raden & Michelle) dan masyarakat sekitar.
Dalam kondisi kekurangan dalam banyak hal, Guntur bisa membuktikan bahwa dia bisa memberikan yang terbaik buat masyarakat luas dan bisa dijadikan kebanggaan keluarga.

Selain dukungan dari orang tua, sahabat dan masyarakat, ada hal lain lagi yang tidak kalah pentingnya yaitu dibutuhkan sebuah kondisi yang penuh dengan kompetisi dan dibutuhkannya seorang pelatih/instruktur/mentor untuk mengarahkan agar Guntur bisa selalu On The Track. Situasi kompetisi ini harus berlangsung setiap hari.

Guntur memulai kompetisi benar-benar dari bawah yaitu dari kampungnya sendiri dimana Guntur harus bisa mengalahkan juara kampung kemudian harus mengalahkan beberapa teman satu klub-nya agar bisa lolos seleksi dan yang terakhir kompetisi untuk merebut tempat sebagai atlet di Beasiswa Djarum. Disini-pun kompetisi belum berakhir, mereka semua harus bertanding satu sama lain sampai menjadi yang nomor 1 klub dan bertanding lagi sampai menjadi juara dunia. Klub Djarum Kudus sudah membuktikan bahwa tempatnya bisa dijadikan sebagai kawah Candradimuka bulutangkis.
Untuk menggapai mimpi yang lebih tinggi, dibutuhkan juga dukungan dari mereka yang lebih “kuat” dan dalam hal bulutangkis ini adalah dari Djarum Kudus rajanya.

Sebuah film yang bisa membangkitkan motivasi dan semangat untuk selalu terus berjuang menjadi yang terbaik dangan dukungan penuh dari orang-orang yang kita cintai dan yang paling mencintai kita yaitu KELUARGA.
Teringat kata-kata bapak kepada Guntur, …. eling tur, awakmu menang koen iku anakku… masio awakmu kalah koen iku tetep anakku” (…ingat tur, kamu menang kamu itu anakku… biarpun kamu kalah kamu tetap anakku). Bukti cinta keluarga kepada anak

Semoga kita selalu bisa mempunyai semangat yang tinggi dalam menggapai mimpi tanpa perlu meninggalkan keluarga…. amin

Salam sukses dunia akherat

2 Comments (+add yours?)

  1. Hendra Permana
    Jun 29, 2009 @ 03:31:10

    Film yg BAGUS dan INSPIRATIF…
    Dan kisahnya bisa menjadi REALITA bagi kita semua…CAYOO!!!

    Reply

  2. Trackback: Jangan hidup di mimpi orang lain…!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: