Mimpi

“…kau tanamkan berjuta beban diri
kau tanamkan.. benih kasih adalah emosi….

Melambung jauh terbang tinggi bersama mimpi
Terlelap dalam lautan emosi…
Setelah aku sadar diri, kau tlah jauh pergi…
Tinggalkan mimpi yang tiada bertepi….

Kini hanya rasa rindu merasuk di dada
Bagaikan kumbang merayap pergi
bawa harum kasih membara…..”

Cuplikan lagu Anggun C Sasmi – Mimpi

Banyak sekali orang yang memimpikan sesuatu…
“… aku pengin buku-ku cepat terbit tapi kok males banget ya nulisnya…”
“… aku pengin keluar dari pekerjaan karena boring banget nich, tapi gimana caranya…??”
“…suatu saat gue harus punya Mercy… gue akan nabung terus gue beli…”

Banyak sekali keinginan masing-masing orang yang kalau diperhatikan itu kelihatan lucu sekali tidak masuk akal dan ada yang cenderung gila.
Saya sendiri termasuk orang yang mempunyai mimpi yang selalu lebih dari apa yang orang bayangkan… “ini kata orang-orang”
Saya tidak memimpikan punya rumah atau ruko tapi saya mimpi punya pabrik, mall atau sebagai pemilik komplek perumahan, bahasa kerennya Developer.
Saya tidak ingin jadi anak band yang cukup terkenal dan punya beberapa album tetapi saya ingin jadi musisi terkenal yang mempunyai beberapa perusahaan… jadi nge-band dan bisnis bisa jalan bareng.

Saya sering di ketawai sama beberapa orang yang saya ajak sharing soal mimpi ini tetapi banyak juga yang memberikan dukungan. Semuanya saya terima karena saya suka sekali mendapatkan masukan.

Dulu sewaktu masih kuliah, saya mimpi untuk bisa menjadi programmer “sekolah saya di STIKOM Surabaya” dan juga bisa jalan-jalan keliling Indonesia. Mimpi itu sudah tercapai, semua pulau besar di Indonesia sudah saya jajaki hanya 1 yang belum yaitu Papua dan menurut saya itu cuma masalah waktu dan kemauan. Saya juga punya mimpi suatu saat punya usaha di bidang komputer dengan beberapa anak buah dan hal ini juga sudah lama terwujud.

Ada beberapa cara agar mimpi saya bisa terwujud dan ini saya nggak tahu apakah bisa cocok atau tidak buat orang lain sebab karakter tiap orang itu beda-beda.
Ini saya buat berdasarkan dari apa yang telah saya alami

1. Membuat imajinasi positif terhadap mimpi kita dengan jelas
Saya selalu berusaha untuk selalu yakin akan setiap mimpi yang saya buat. Selalu saya buat langkah-langkah imajiner dalam otak. Saya buat step by step dalam otak untuk mencapai mimpi itu.
2. Selalu menjaga mimpi agar selalu On The Track
Hal ini membutuhkan fokus dari kita. Biasanya kita itu seperti anak kecil yang selalu berubah pikiran jika melihat hal lain yang lebih menjanjikan dan saya termasuk orang yang seperti itu. Jika saya mengalami hal ini maka biasanya saya berhenti sejenak dan mengamati dulu prosesnya. Berhenti disini dalam artian bukannya mundur dari mimpi tetapi saya mencoba untuk berpikir dengan jernih dan bukannya berpikir dengan emosi.
3. Segera bangun tidur dan buat perubahan kecil
Setiap kali saya mempunyai mimpi maka saya selalu melakukan perubahan kecil dalam tingkah laku sehari-hari. Sekarang ini saya ingin menjadi seperti Setiawan Djodi, maka yang saya lakukan setiap saya kerja adalah selalu mendengarkan semua lagu dan menyimak dengan jelas setiap ketukan, nada, tempo pada lagu tersebut. Saya pelajari bagaimana orang ini bisa seperti itu. Kalau kata orang-orang pinter itu disebut teknik ATM “Amati – Tiru – Modifikasi”
4. Berdoa dan pasrah kepada Yang Maha Kuasa
Hal ini yang paling penting dalam mewujudkan mimpi. Saya banyak sekali terbantu dengan tangan Tuhan dalam mewujudkan mimpi. Yakinlah bahwa Tuhan akan selalu menjawab semua doa kita.

Sebagai contoh implementasi mimpi, yang saya lakukan sebagai berikut…
Untuk lebih mempertegas mimpi, saya selalu menuliskan mimpi dan menyebarkan kepada semua orang… gunanya untuk apa toh orang lain juga nggak ada untungnya.
Benar buat orang lain tidak ada gunanya tetapi buat saya hal ini berguna sekali. Saya menunggu komentar dari orang-orang tersebut baik yang mendukung, mencela, mengkritik atau apapun. Dan biasanya jika sudah tiba waktunya saya masih belum bisa juga mewujudkan mimpi itu maka saya pasti malu BESAAARRRR…. nah untuk menghilangkan rasa malu ini maka saya harus fokus dan cepat-cepat mewujudkan mimpi kalau nggak… wah orang-orang bisa nertawain saya karena saya dianggap orang gila

Mimpi saya saat ini beda dengan 3 bulan yang lalu kenapa beda…. karena saya telah merangkumnya menjadi 3 bagian

Mimpi saya 3 bulan lalu
1. Otomatisasi System Pradana Komputer “Nama Perusahaan saya”
2. Margin Rp. 20.000.000,- per bulan
3. Jualan kue minimal 2 catering
4. Set up 5 usaha baru
5. Beli 2 property (rumah, ruko, gedung, dll)

Setelah saya lakukan evaluasi dan ternyata untuk no 1 sampai saat sudah 80% jalan. Margin Rp. 20.000.000,- perbulan terlalu kecil karena saya salah setting. No 3 – 5 itu saya jadikan 1 dan mimpi saya saat ini sampai akhir tahun 2009….
1. Full otomatisasi Pradana Komputer
2. Beli 2 property – “Sudah dapat 1 property di Margonda Depok “
3. Blogger

Untuk jangka panjang….
Saya akan mewujudkan mimpi menjadi Musisi, Developer dan mendapatkan passive income dari menerbitkan buku

GOD please assist me…

8 Comments (+add yours?)

  1. Trackback: Saya “terjebak” diantara otak kiri dan otak kanan | bloggerbekasi.com
  2. novia mofied
    Nov 09, 2009 @ 06:49:21

    Salut buat Pak rawi,

    setiap orang punya mimpi Pak…
    cuma bagaimana “cara” merealisasikannya..
    saat ini saya masih amphibi (istilah TDA)
    mempunyai mimpi sebagai pengusaha kuliner dan sudah terwujud sekitar 3 bulan ini…
    walaupun masih berdiri diantara 2 kaki, saya mempunyai mimpi berikutnya…
    langkah pertama yang saya tempuh adalah bergaul dengan orang-orang yang “benar” dan Alhamdulillah sedikit banyak sudah ikut nimbrung di TDA bekasi (melalui milis maupun acara2 kopdarnya)dan sangat berterima kasih karena dari situ kita bisa mendapat cerita2 inspiratif.
    doain saya untuk bisa seperti Bapak yang sudah banyak menggapai mimpinya..
    mohon pencerahan selanjutnya..

    trims

    Novia Mofied

    Reply

    • rawiwahyudiono
      Nov 09, 2009 @ 08:31:29

      makasih atas komentarnya mbak,
      kalau cara sayauntuk mewujudkan mimpi itu, saya harus sering2 berhubungan dengan kawan2 yangada hubungannya dengan mimpi misal pengin punya usaha jadi harus kumpul dengan pengusaha/pedagang, salah satunya di TDA.
      Berawal dari kumpul2 itu biasanya akan timbul muncul sebuah ide usaha yang bisa dikerjakan.
      Kuncinya adalah kumpul-kumpul atau silaturahmi. Jangan mikir yang lain dulu yang penting enjoy.

      Saya sering menuliskan kegiatan saya baik itu blogger, musik, usaha di blog ini mbak jadi ikuti terus aja ceritanya.

      Reply

  3. Trackback: Mekkah…. I’m coming. Road to Baitullah « Bisnis – Sosial – Gaya Hidup
  4. tiara
    Jan 07, 2010 @ 01:16:41

    salam kenal pak. blog ini benar2 menginspirasi saya. terimakasih. saya ingin sekali bergabung dengan tda atau menjadi member tda, tetapi saya bukan (belum mulai menjadi) seorang pengusaha. namun amat sangat berniat. apakah itu bisa? apakah tda menerima saya menjadi member meski saya belum menjadi pengusaha? mohon jawabannya pak. terimakasih sekali lagi.

    Reply

  5. rawiwahyudiono
    Jan 07, 2010 @ 12:21:12

    terima kasih mbak tiara kalau blog saya memang bermanfaat, saya menuliskannya berdasarkan pengalaman pribadi atau orang lain yang kemudian saya olah sendiri.

    Untuk gabung di TDA sangat mungkin sekali, ketik aja tdabekasi-subscribe@yahoogroups.com lalu tunggu untuk di approve oleh admin.
    Di TDA semuanya bisa bergabung, hanya 1 saja syaratnya yaitu masih bernapas…….

    Reply

  6. Mus Aceh
    Jan 09, 2010 @ 09:18:09

    Selamat Pak, saya kenal Bapak di Kompasiana. Juga anggota EU dari Aceh. Salam untuk kawan2 Kompasiana.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: